Modals

Modal Auxiliary atau sering dikenal juga dengan istilah Secondary Auxiliary Verbs merupakan kata kerja bantu yang memberikan arti tambahan pada Main Verbs dalam kalimat, seperti menunjukkan sesuatu yang akan terjadi (futurity), menunjukkan nasihat (advice), menunjukkan kewajiban (duty), menunjukkan kemungkinan (probability) dan lain sebagainya.Modal Auxiliary adalah kata kerja yang bertugas membantu kata kerja utama. Jadi Modal Auxiliary adalah kata kerja pembantu, dan kata kerja utama itu adalah “majikannya”. Contoh: I will explain about modal auxiliary. “Will” adalah kata kerja bantu yang bertugas membantu kata kerja utamanya yaitu “Explain”. Karena hanya pembantu, sehingga ketika dihilangkan tidak akan menjadi masalah dan kalimat tersebut tidak akan kehilangan makna utamanya. Tapi kalau kata kerja utamanya yang dihilangkan, maka kalimat tersebut akan kehilangan makna. Modal auxiliary hanya terdiri dari beberapa kata kerja saja. Jadi kita tidak perlu khawatir dalam memahaminya.

FUNCTION

Modals present Modals past
Can (bisa) Could
Will (akan) Would
Shall (akan) Should /
May (boleh) Might
Must (hams) Had to
Should (harus/sebaiknya)
Ought to (harus/sebaiknya)

DIFFERENCE

  • MENYATAKAN KESANGGUPAN (INDICATING ABILITY) Modals  digunakan untuk mengngkapkan kesanggupan/ketidaksanggupan atau kemampuan/ketidakmampuan (ability/disability). Kata-kata kerja bantu yang digunakan adalah : CAN, COULD, BE ABLE TO, BE CAPABLE OF, dan BE INCAPABLE OF.
  • MENYATAKAN KEPASTIAN (INDICATING CERTAINTY)

    Modals digunakan untuk menyatakan tingkat kepastian. Kepastian (certainty) itu memiliki tingkatan yang penjelasannya sbb:

    (1) Kepastian di masa sekarang (certainty in present time)

    Untuk menyatakan tingkat kepastian sekarang, modals yang digunakan BE atau MUST.

    Contoh:  He is sick now. => (100% sure)

                    He must be sick now. => (95% sure)

    (2)  Kepastian negatif di masa sekarang (negative certainty in present time)

    Pola :

    BE + NOT                      MUST + NOT

    CAN + NOT                    COULD + NOT

    Contoh:  She is n’t hungry now. =>(100% sure)

                    She can’t be hungry now. =>(99% sure)

                    She couldn’t be hungry. =>(99% sure)

                    She musn’t be hungry. =>(95% sure)

    (3)  Kepastian di masa lampau (certainty in past time)

    Modals dan pola yang digunakan:

    1. Was/were
    2. Must have been + verb 3

    Contoh:  She was sick yesterday. =>(100% sure)

                    She must have been sick. =>(95% sure)

  • MENYATAKAN KEMUNGKINAN (INDICATING POSSIBILITY)

    Kata-kata kerja bantu (modal auxiliaries) yang digunakan untuk menyatakan suatu kemungkinan (kepastian yyang lemah) adalah MAY, MIGHT, dan COULD. Ketiganya memiliki arti ‘mungkin’, tetapi MAY untuk penggunaan yang formal.

    (1) Kemungkinan di masa sekarang (possibility in present time)

    Ketiganya digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau ada.

    Contoh:     Don’t eat the cake. It could be poisonous.

                      She may come to help me.

                      He might be sleeping right now.

    (2)  Kemungkinan negatif di masa sekarang (negative possibillity in present time)

    1. MIGHT + NOT
    2. MAY + NOT

    Bila keduanya digunakan bersama NOT, keduanya memiliki arti ‘tidak  mungkin’.

    Contoh:     He might not be in Kupang at all.

                      That mightn’t be true.

                      He may not come today.

    Untuk mengungkapkan sesuatu yang samasekali tidak mungkin, kata kerja bantu yang digunakan adalah COULD NOT atau CAN NOT.

    Contoh:     it couldn’t possibly be a poison.

                      You can’t talk to the dead.

  • MENYATAKAN IZIN (INDICATING PERMISSION)

    Modals yang digunakan adalah;

    1. MAY, untuk situasi resmi, tetapi juga bisa untuk situasi tidak resmi.
    2. CAN, tingkat formalitasnya lebih rendah dibanding MAY.
    3. COULD, lebih sopan daripada CAN dan lebih umum digunakan.
    4. BE ALLOWED TO.

    (1)      Kalimat positif (affirmative sentences)

    People can/may/are allowed to drive a car in Kupang when they’re seventeen.

    (2)      Kalimat ingkar (negative sentences)

    People can’t/may not/are not allowed to bring drive car in Kupang before they’re seventeen.

  • MEMINTA IZIN (ASKING FOR PERMISSION)

    (1) ASKING:

    Can/may/could I smoke here?

    RESPONSE:

    1. Positive (setuju)

    Yes, you can/may/could.

    Sure.

    1. Negative (tidak setuju)

    No, I’m afraid it’s not allowed.

    No, I’m afraid you can’t /may not/couldn’t.

    (2)  ASKING:

    Do you mind if I…..? (‘apakah kamu keberatan bila saya…..?’)

    RESPONSE:

    1. Positive

    Not at all. Go ahead.

    1. Negative

    I’m sorry, it’s not allowed.

    I’d rather you didn’t.

  • MENYATAKAN KEWAJIBAN  DAN KEBUTUHAN  (INDICATING OBLIGATION AND NECESSITY)

    Kata-kata kerja bantu (modals)  yang biasa digunakan: MUST, HAVE TO, SHOULD, dan OUGHT TO.

    (1)  MUST, menyatakan keharusan/kewajiban.

    You must pay the bill !

    (2)  HAVE TO, mengungkapkan kewajiban atau kita merasa wajib melakukan sesuatu karena kita merasa perlu.

    You have to study hard, if you want to pass. (obligation)

    You have to take a bath at least once a day. (necessity)

    Kalau kita merasa tidak perlu/tidak harus, kita gunakan DO NOT HAVE TO.

    We don’t have to bring umbrellas everyday.

    (3)  SHOULD, mengungkapkan kewajiban, tapi tingkatannya lebih lunak dari must dan have to dan kita masih mempunyai pilihan. SHOULD biasa digunakan untuk mengungkapkan kewajiban moral bahwa sesuatu itu baik bagi diri sendiri dan orang lain.

    You should help your parents.

    (4)  OUGHT TO, menyatakan kewajiban yang sifatnya lebih keras dari SHOULD dan merasa berhutang untuk berbuat sesuatu.

    I ought to visit my parents more often.

  • MENYATAKAN LARANGAN (INDICATING PROHIBITION)

    Modals yang digunakan:

    (1)  MUST NOT, menyatakan larangan terhadap sesuatu yang tidak diterima (unacceptable), atau yang tidak diinginkan  (undesirable).

    You mustn’t do that.

    You mustn’t smoke in the curch.

    (2)  CANNOT/ MAY NOT,

    CANNOT untuk mengungkapkan sesuatu yang dilarang oleh suatu peraturan.

    We cannot let you stay here.

    We cannot drive without a driving license.

    MAY NOT sama dengan CANNOT namun sifatnya lebih resmi.

    We may not drive without driving license.

    (3)  WILL NOT,  digunakan apabila pembicara melarang pendengar atau orang lain untuk tidak melakukan sesuatu.

    Until we have cured you, you won’t be leaving here.

    (4)  SHALL NOT, untuk menyampaikan larangan karena peraturan atau persetujuan.

    You shan’t leave without my permission.

    (5)  SHOULD NOT,  mengungkapkan sesuatu yang tidak bisa diterima (unacceptable), atau yang tidak diinginkan  (undesirable).

    You shouldn’t do that.

  • MENYURUH DAN MEMINTA SESUATU (GIVING INSTRUCTION AND MAKING REQUEST)

    (1)  Ada modals  yang menyuruh orang melakukan sesuatu. Penggunaan modals tersebut diikuti subjek YOU. Supaya lebih sopan, kalimatnya ditambah kata PLEASE.

    1. WILL YOU

    Suruhan(instruction): will you please close the window?

    Permintaan (request)Tia, will you help me?

    1. WOULD YOU

    Suruhan(sopan): would you close the window, please?

    Permintaan (sopan)would you bring this to that room?

    1. COULD YOU, lebih sopan dari would you

    Suruhan : could you switch on the light, please?

    Permintaan :  could you show me how to do this?

    1. CAN YOU, untuk meminta bantuan

    Can you help me?

    (2)  Ada pula modals untuk meminta izin dari orang lain agar kita dapat melakukan sesuatu (making request).

    Kata-kata kerja bantu itu adalah CAN,COULD,MAY/MIGHT, semuanya diikuti subjek I dan agar lebih sopan ditambahkan please.

    1. CAN I, untuk meminta izin kepada orang yang dikenal baik oleh pembicara.

    Can I ask you a question?

    1. COULD I, lebih sopan dari CAN I dan memiliki arti sekarang atau masa yang akan datang bukan masa lampau.

    Could I make a phone cell?

    1. MAY/ MIGHT I, sifatnya resmi/formal

    May I use the phone?

    (3)  ada cara lain untuk menyampaikan permintaan (request), yaitu dengan kata kerja bantu WOULD LIKE atau SHOULD LIKE.

    I would like to ask you a question.

    I should like a cup of tea, please.

    (4)  Jawaban terhadap suruhan dan permintaan

    Jika kita meminta atau menyuruh orang lain untuk melakukan sesuatu atau kita meminta izin untuk melakukan sesuatu, jawabannya YA bisa juga TIDAK. Berikut ini adalah ekspresi- ekspresi yang digunakan untuk menjawab suatu suruhan atau permintaan.

    1. Bila setuju/menerima, jawabannya adalah Yes, of course/certainly/sure.
    2. Bila tidak setuju/menolak, jawabannya adalah No, I’m sorry/I’m afraid not.

9. MENAWARKAN JASA ATAU MENGUNDANG (MAKING AN OFFER OR AN INVITATION)

(1)  Modals yang digunakan adalah Untuk menawarkan sesuatu atau mengundang orang melakukan sesuatu, modals yang dipakai adalah WILL dan WOULD dengan subjek YOU.

Would you like to drink? (tawaran)

Will you stay for lunch? (undangan)

Untuk menawarkan jasa menolong orang lain, modals yang digunakan adalah CAN, MAY, SHALL, dan SHOULD dengan subjek I atau WE.

Can I help you with the dishes?

Can we give you a lift to the town?

May I help you?

Shall I spell that for you?

Should we give her a suprise?

(2)  Jawaban terhadap tawaran atau undangan

Berikut ini adalah jawaban yang dipakai apabila:

Yes, please.

Menolak tawaran jasa :      No, it’s all right.

                                                I’d rather you didn’t.

Menolak undangan :           I’m sorry, I can’t. I’m bussy.

Menerima tawaran jasa :  Oh, thank you very much.

Menerima undangan :       Yes, I’d love to.

EXAMPLE

1. Menyatakan Kemampuan (can dan could)

Can digunakan untuk menyatakan kemampuan di masa sekarang (present), sedangkan could digunakan untuk menunjukkan kemampuan di masa lampau (past). Contoh-contoh kalimatnya:

  • I can dance, but I can’t sing.
  • When I was twenty, I could dance all night.
  • I couldn’t finish my dinner, because I had a stomachace.

2. Menyatakan Perkiraan (will dan shall)

Will dan Shall mengandung arti akan. Walaupun artinya sama, kedua modals tersebut berbeda subjeknya. Will bisa dipakai untuk semua subjek, sedangkan shall hanya untuk I dan we.

Contoh kalimatnya:

  • Sule will be in Bandung this morning.
  • We shall/will win the domino game.
  • I shall/will visit my daughter tomorrow.

3. Menyatakan Penawaran (will dan would you like…?)

Will dan would you like…? digunakan untuk menyatakan penawaran dalam waktu sekarang dan yang akan datang (future). Bedanya, would you like…? digunakan dalam kalimat pertanyaan dan merupakan ungkapan penawaran yang lebih formal/resmi daripada will.

Lihat contoh-contohnya di bawah ini:

  • She will help you if you want. (Dia akan membantu Anda jika Anda mau).
  • Would you like to come to my office? (Apakah Anda mau datang ke kantor saya?).
  • Would you like a glass of milk? (Apakah Anda mau segelas susu?).

4. Mengungkapkan Permintaan

Ada dua jenis permintaan: meminta sesuatu/izin dan tolong. Jika Anda meminta sesuatu atau izin, gunakan may I, could I, can I, atau might I.

May dan could digunakan dalam situasi formal dan sopan, sedangkan can dalam situasi informal (biasanya untuk teman). Adapun might cukup sopan, namun jarang digunakan.

Contoh kalimatnya:

  • May I borrow you car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
  • Could I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
  • Can I borrow your car? (Bisakah saya meminjam mobil kamu?)
  • Might I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)

Sementara itu, jika Anda meminta tolong kepada orang lain, gunakan would you, will you, could you, dan can you. Contoh kalimatnya:

  • Would you send the letter to my daughter? [lebih sopan] (Dapatkah Anda mengirimkan surat itu ke adik saya?).
  • Will you send the letter to my daughter? [sopan]
  • Could you send the letter to my daughter? [sopan]
  • Can you send the letter to my daughter? [informal] (Bisakah kamu mengirimkan surat itu ke adik saya?).

5. Menyatakan Keharusan (must dan have to)

Must dan have to digunakan untuk menyatakan keharusan di masa sekarang. Bedanya, must menunjukkan tingkat keharusan yang lebih kuat dibandingkan have to.

Contoh kalimatnya:

  • You must keep my secret. (Kamu harus menjaga rahasia saya).
  • We have to go now. (Kita harus pergi sekarang).
  • She has to go now.

Untuk menyatakan keharusan di masa lampau, gunakan had to. Lihat contohnya berikut ini:

  • I had to do my homework yesterday.
  • We had to go to Bandung last night.

6. Menyatakan Ketidakharusan

Modals yang dipakai untuk menyatakan ketidakharusan adalah bentuk negatif have to yaitu do/does/did not have to). Do/does not have to digunakan untuk waktu sekarang, sedangkan did not have to digunakan untuk waktu lampau.

Contohnya:

  • You do not have to be genius to become a blogger. (Anda tidak perlu jenius untuk menjadi seorang blogger).
  • She does not have to spend a lot of money if she knows blogging basics. (Dia tidak perlu mengeluarkan banyak uang jika dia tahu dasar-dasar ngeblog).
  • I did not have to go to the doctor. (Saya tidak perlu pergi ke dokter).

7. Menyatakan Larangan (must not)

Untuk menyatakan larangan, modals yang digunakan adalah must not yang artinya tidak boleh. Contoh kalimatnya:

  • You must not smoking here. (Anda tidak boleh merokok di sini).
  • We must not tell anyone our secret. (Kita tidak boleh memberitahu siapapun tentang rahasia kita).

8. Menyatakan Kepastian

Untuk menyatakan kepastian, gunakan must, may, might, dan can. Tingkat kepastian untuk must 95%, sedangkan may/might/can kurang dari 50%.

Contoh kalimatnya:

  • He must be sick. (Dia pasti sakit).
  • He may be sick. (Dia mungkin sakit).
  • He might be sick. (Dia mungkin sakit).
  • He can be sick. (Dia mungkin sakit).

9. Memberikan Nasihat

Untuk memberikan nasihat, modal yang digunakan adalah should, ought to, dan had better. Semua modals ini digunakan dalam masa sekarang. Dibanding should dan ought to, had better lebih kuat dalam memberikan nasihat.

Contoh kalimatnya sebagai berikut:

  • You should stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).
  • You ought to stop smoking. (Anda seharusnya berhenti merokok).
  • You had better stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).

10. Memberikan atau Meminta Usulan

Untuk memberikan usulan, gunakan shall I…? (bagaimana kalau saya…?) atau shall we…? (bagaimana kalau kita…?).

Contohnya:

  • Shall we go now? (Bagaimana kalau kita pergi sekarang?)
  • Shall I open the door? (Bagaimana kalau saya buka pintunya?)

Sementara itu, untuk meminta saran, gunakan juga shall I…? atau shall we…?

Contoh kalimatnya:

  • What shall I wear? (Sebaiknya saya pakai baju apa?)
  • What time shall we meet? (Sebaiknya jam berapa kita bertemu?)

Semoga penjelasan panjang lebar di atas membantu Anda memahami penggunaan modals dalam bahasa Inggris.

 

 

SUMBER :

http://www.kuliahbahasainggris.com/pengertian-fungsi-contoh-kalimat-modals-dalam-bahasa-inggris-lengkap/

http://iskabere.blogspot.co.id/2014/05/makalah-modals-can-could-may-might-must.html

http://www.tipsbelajarbahasainggris.com/penggunaan-modals/

http://zonaenglish.com/150/pengertian-modal-auxiliary.html

http://inggrisonline.com/pengertian-contoh-dan-fungsi-modal-auxiliary-verbs/

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s